Kepercayaan Is Number One

Kepercayaan Is Number One

2013, kurang lebih 7 tahun yang lalu dimana usia sejak giat-giatnya mengejar banyak pengalaman dan ilmu. Dan tentunya sebagai anak rantau ingin juga menambah penghasilan selain dari tempat kerja. Secara hidup di tanah rantau butuh perjuangan yang keras untuk bisa menaklukan si dia eh ibu kota. 🤣

 

Padahal di tahun tersebut tanggungjawab di Dealer sebagai Kaizen Man (Kaizen, TSM, kodawari, dan EHS) cukuplah besar dan membuat kepala pusing juga. Tapi selama menjadi Kaizen Man itu rasa ingin belajar tumbuh begitu cepat.

Sehingga tertambatlah belajar di Takaful Keluarga Life Insurance menjadi Financial Planner. Disinilah belajar berani bicara didepan umum, meskipun selama menjadi Kaizen Man sejak 2010 juga belajar. Bahkan dipaksa pimpin rapat, briefing dan lainnya.

Disinilah (Takaful) kemampuan bertemu dengan orang, negosiasi dan presentasi semakin PD. Apalagi semakin banyak nasabah, makin PD lagi. Hehehe

Hari ini, membantu nasabah saya di sini untuk melakukan pencairan. Ada yang bilang, kan udah ga jadi agen lagi. Udah ga dapat fee lagi, kok masih mau ngurusi?

Ini bukan masalah fee, tapi masalah kepercayaan terhadap diri kita. Betul ketika jadi agen kita bawa nama perusahaan. Tapi setelah tidak jadi agen kita bawa nama pribadi. Sehingga kepercayaan yang dulu diberikan oleh nasabah kepada saya pribadi itulah yang saya pegang.

Kepercayaan itu lebih mahal daripada fee yang didapatkan. Kepercayaan yang kita dapat itu ibarat kertas putih bersih tanpa lecek sedikitpun. Ketika kertas putih itu sudah mulai kita remas, maka kepercayaan pun juga akan rusak.

Semoga kita bisa menjaga kepercayaan klien-klien kita dengan memberikan yang terbaik.

Salam
www.harlanpurwanto.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *