Adaptif atau mati?

Adaptif atau mati?

Perkembangan bisnis beberapa tahun terakhir ini begitu cepat. Jika di jaman-jaman sebelumnya, perusahaan besar mengalahkan atau ‘melahap’ perusahaan kecil yang menghalangi core bisnisnya itu adalah hal yang wajar. Namun, sekarang-sekarang ini bisa Anda lihat, hal tersebut seolah sudah tidak berlaku lagi.

Seperti contohnya adalah Gojek, Gojek lahir sebagai sebuah start up bisnis dengan platform tekhnologi transportasi. Gojek memanfaatkan Internet atau Digital untuk membangun kerajaan bisnis transportasinya. Pelan tapi pasti, dengan konsistensinya gojek mulai menunjukkan tajinya sebagai perusahaan transportasi yang tidak memiliki aset kendaraan langsung. Sekaligus membubuhkan sejarah sebagai Market Leaders perusahaan transportasi online.

Semakin hari Gojek semakin menunjukkan kapasitasnya. Tentu semua juga tahu bahwa pernah terjadi ‘perseteruan panas’ antara Gojek dan si Burung biru. Lebih tepatnya para pengemudinya yang ngotot menolak adanya transportsi online. Alih-alih hilang dari peredaran Gojek semakin dicinta oleh penggunanya, selain murah, tentu juga mudah dan sesuai dengan kantong.

Pada akhirnya si burung biru tetap harus mengakui Gojek adalah perusahaan transportasi online yang kuat. Maka jadilah mereka ‘berpasangan’, kolaburasi menyediakan transportasi yang aman, nyaman dan tentunya seusai harapan penumpang.

Perkembangan dan perubahan dunia bisnis sangat cepat dan tentunya tidak pasti. Mengharuskan semua pemilik bisnis untuk jeli dalam menyikapi berbagai hal. Setiap orang yang terlibat dalam bisnis harus mampu beradaptasi dengan kecepatan yang sama, untuk mengimbangi perubahan dunia bisnis yang cepat pula.

Bagaimana dengan bisnis Anda? Dan Anda tentunya? Mau bertumbuh dengan konsumen Anda dengan secepat mungkin berdaptasi atau mati ditengah jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *